Life…
pernahkah kita berpikir tentang eksistensi kehidupan, atau eksistensi diri kita?
Dari mana, mengapa, untuk apa, dan tujuan dari kehidupan atau diri kita?
apakah kehidupan itu lahir, tumbuh besar, berkeluarga, sukses berkarir dan kaya?
Lalu menghilang dari kehidupan karena tak kuasa melawan waktu?
sepertinya itu terlalu sederhana, dan hidup terlalu berharga jika hanya untuk itu…
terlalu sayang jika kehidupan dimakanai seperti itu…
bukankah manusia memiliki fitrah sebagai seorang hamba yang bergantung pada Penciptanya?
bukankah telah jelas Siapa yang menciptakan manusia?
bukankah telah jelas tujuan manusia itu diciptakan?
Alloh berfirman:
“dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.” (Qs:51;56)
betapa indahnya jika setiap langkah yang kita lalui, setiap tenaga yang kita keluarkan, setiap leringat yang kita kucurkan, setiap nafas yang kita hembuskan, setiap waktu yang kita gunakan, dan setiap aktivitas yang kita kerjakan diniatkan untuk mengabdi kepada Alloh Sang Pencipta…
Belajar untuk Alloh, Bekerja untuk Alloh dan Mencintai-pun karena Alloh.. yang akan menciptakan episode-episod kehidupan yang penuh cinta yang tulus, cinta yang sejati diwarnai bumbu-bumbu kebahagiaan, kesenangan, musibah dan duka sebagai ujian keimanan yang kan semakin menguatkan azzam untuk menggapai keridhoan-Nya, membangkitkan rasa kebersamaan dan kedekatan dengan Robb semesta alam yang memberikan janji yang pasti akan kehidupan abadi di Akhirat nanti…
Tetapi kebanyakan manusia tidak menyadari atau mungkin tidak mau menyadari bahwa ada kehidupan lain yang lebih baik daripada kehidupan didunia… menjadikan kehidupan dunia yang hanya sementara dan fana sebagai tujuan hidupnya, padahal Alloh berfirman
“Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan sendau gurau. Sedangkan negeri akhirat itu sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (Qs:6;32)
“…apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini(dibandingkan dengan kehidupan ) di akhirat hanyalah sedikit” (Qs:9;38)
“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal. “(Qs:40;39)
Wallohu’alam
Waktu..adalah kehidupan yg sesungguhnya. ” Demi masa..sesungguhnya manusia berada dalam kerugian “. Mudah2an kita tidak termasuk menjadi orang2 yang merugi,,, Semoga aLLoh mengolonkan kita mejadi orang yg beruntung di dunia dan di akhirat, dan menjadi manusia yg selalu menghidupkan hablumminallah dan hablumminannass dalam setiap langkah hidupnya, Renungkanlah hidup kita hari ini sebelum ajal menjemput……. ^_^
By: astri on November 27, 2008
at 11:17 am
Waktu..adalah kehidupan yg sesungguhnya. ” Demi masa..sesungguhnya manusia berada dalam kerugian “. Mudah2an kita tidak termasuk menjadi orang2 yang merugi,,, Semoga aLLoh menggolongkan kita mejadi orang yg beruntung di dunia dan di akhirat, dan menjadi manusia yg selalu menghidupkan hablumminallah dan hablumminannass dalam setiap langkah hidupnya, Renungkanlah hidup kita hari ini sebelum ajal menjemput……. ^_^
By: astri on November 27, 2008
at 11:17 am
amin amin amin.. =)
afwan baru dibales,
dah jarang bgt buka WP
By: ariescakamajaya on September 6, 2010
at 5:56 am
BEBERAPA ARTIKELNYA ANA AMBIL…. JAZAKALLAH AKH
By: ADHANH on February 5, 2010
at 7:43 am
Tafadhol, semoga bermanfaat
By: ariescakamajaya on September 6, 2010
at 5:54 am